
Ide ini muncul berawal dari kesukaan saya akan hobi 'berjualan'. Entah ini namanya bakat ataupun hobi, saya tidak tau pasti juga. Tetapi semenjak duduk di kelas 3 SMA saya sungguh menyukai kegiatan yang berhubungan dengan dagang. Jual - beli kepada orang lain. Saya menawari produk berupa barang ataupun jasa kepada orang lain, lalu mempersuasinya sekuat mungkin untuk menyakinkannya akan 'komoditi' yang saya jual, sampai pada akhirnya mereka tertarik dan percaya untuk membeli barang ataupun jasa yang saya tawarkan :D *nyegir bahagia*
Seketika keberanian dikumpulkan, niat dibulatkan. Kenapa tidak mencoba saja berjualan via web? Sebelumnya sudah ada beberapa blogger yang memesan barang yang saya jual dalam hal ini cardigan, sweater dan syal. Lewat YM dan plurk seringkali saya mencoba menawarkannya. Dan hasilnya? Oh, sungguh diluar perkiraan. Banyak yang tertarik, kemudian membelinya! ^_^ Ah, senangnya kalo saya berhasil mempersuasi mereka. Walau sudah ada beberapa blogger yang ikut2an memanggil saya dengan sebutan 'racun', kekekekk. Racun? Saya meracuni tohh untuk hal yang positif bukan? Membeli barang2 ini juga untuk dipakai lagi dan tidak mubazir. Jadi, anggap saja kadang memang sebagai perempuan kita butuh untuk diracuni. Butuh men'tes' mental baja yang dimiliki. Apakah tepat mengeluarkan sejumlah uang untuk membeli sejumlah barang? Barang yang memang sedang dicari dan dibutuhkan, ataukah barang yang memang sedang dicari, dan belum terlalu dibutuhkan? Atau malah barang yang sangat diinginkan tetapi belum terlalu dibutuhkan. Nahh, jelas sebagai perempuan harus pintar memilah milih'nya. Menyiasati bagaimana ketika 'racun' begitu banyak disebar dan mencuri perhatian mata serta hati. Apalagi kalo racun tersebut sudah bisa membuat calon pembeli berani berhutang demi mendapatkan barang yang diinginkan. Wah, itu sama aja cari perkara! :D Jelaslah, cari perkara namanya kalo barang yang dibeli masih memiliki label 'hutang'. Digunakan juga jatuhnya jadi gak nyaman bukan? :)
So, pilah pilih sebelum membeli itu sangat dibutuhkan. Dan saya menyarankan, ketika ada suatu barang yang memiliki daya pikat sangat tinggi sehingga membuat anda rela berhutang sana sini ataupun menggunakan kartu kredit dengan senyum bangga. Maka, bersiaplah untuk menerima resikonya. Sometimes, pemaksaan akan kehendak jatuhnya jadi tidak bijaksana jika dikaitkan dalam konteks belanja belanji ini. Karenaaaa.. perempuan itu lebih mudah jatuh hati kalo liat barang lucu dikit. Menurut saya sihh gitu lohhh! Kalo ada pendapat lain dari anda, silahkan di share :)
Happy shopping ladies! ^_^
*pic taken from here